Warning: Parameter 1 to plgContentPageTitle() expected to be a reference, value given in /home/elhusnic/public_html/libraries/joomla/event/dispatcher.php on line 136
| Kesetiaan dan Kepedulian Perusahaan pada Pelanggan |
| Sunday, 14 February 2010 11:44 | ||||||||||||||||||||||||||||||
|
Beberapa hari terakhir, saya sering mendengan adanya penarikan-penarikan produk otomotif terkait kegagalan produksi. Banyak perusahaan besar yang menarik ribuan produknya di dunia. Diantaranya :
Di Indonesia, penarikan produk otomotif pun terjadi. pada tanggal 2 Februari 2010, Honda Prospect Motor mengumumkan akan menarik sekitar 3.240 unit Honda City di Indonesia. Honda menarik kembali City untuk memperbaiki komponen power window master switch produksi Omron.
Begitulah tanggung jawab suatu Perusahaan yang sudah memiliki nama besar. Hal sekecil apapun pada konsumennya tetap menjadi perhatian penting. Tentunya hal ini membutuhkan biaya besar, demi nama baik perusahaannya. Coba bandingkan dengan jual beli konvensional di Indonesia. Sang penjual tidak akan memperdulikan apapun yang terjadi pada produknya setelah produk di tangani konsumen. Misalkan si A menjual baju kepada si B. si B membeli baju tersebut setelah melihat dan mempertimbangkan segala sesuatu tentang baju tersebut. Maka setelah si B menggunakan baju tersebut, tidak ada tanggung jawab apapun yang dilakukan oleh si A jika baju tersebut copot kancing, benang terlepas, resleting rusak, dll. Hal ini, karena si B sudah melakukan pertimbangan sendiri pada baju yang telah dibayarnya. Memang suatu hal yang berbeda antara perusahaan besar dan jual beli konvensional, namun kesetiaan perusahaan terhadap konsumen bukan merupakan hal yang sia-sia. Perusahaaan kecil dapat menjadi perusahaan besar jika menerapkan hal ini, kesetiaan dan kepedulian terhadap konsumen. Konsumen secara berangsur-angsur akan melakukan timbal balik dimana konsumen memiliki kepercayaan, kesetiaan, dan kebanggaan terhadap perusahaan. |

kalo deposit 150.000 pa...



Comments
lalu ditelusuri ke official web nya perusahaan masing2 untuk memperoleh data yang valid